Skandal Seks Pebola: Kambing Pun Diembat

KOMPAS.com — Kasus perselingkuhan defender Chelsea, John Terry, begitu menyita perhatian banyak orang. Publik semakin sadar bahwa sepak bola sudah menjadi dunia glamor yang amat dekat dengan gaya hidup mewah, pun perselingkuhan.

Namun, sebenarnya skandal seks di dunia sepak bola tidak hanya marak di era sekarang. Sejak dulu, kasus ini sering terjadi dan melibatkan beberapa bintang. Bahkan, ada bintang bola besar yang kehilangan keperjakaannya dengan kambing. Wah…???

Adalah Garrincha, bintang besar Brasil yang berjasa membawa negerinya juara Piala Dunia 1958 dan 1962. Dia terkenal dengan kehidupan bebasnya.

Dibesarkan dari lingkungan keluarga yang ayahnya pemabuk berat, Garrincha pun tumbuh menjadi anak yang liar. Di satu sisi, pemain yang kakinya cacat itu punya kemampuan sepak bola luar biasa. Bahkan, dia disejajarkan dengan Pele. Akan tetapi, di sisi lain dia punya orientasi yang menyimpang.

Dia dikabarkan sudah kehilangan keperjakaannya pada umur 12 tahun. Ini cukup mengherankan. Namun, ada yang lebih mengherankan. Banyak cerita menunjukkan bahwa Garrincha kehilangan keperjakaannya dengan seekor kambing.

Meski begitu, kemampuannya sebagai pemain bola terus berkembang. Dia jago dribel terbaik dan dianggap pahlawan Brasil. Namun, di sisi lain, pemain berjuluk “Little Bird” itu punya kehidupan seks yang liar.

Dia sudah menikah pada umur 19 tahun dengan Nair Marques. Namun, dia kemudian bercerai pada 1965 setelah memiliki delapan anak. Dia kemudian menikah dengan Elza Soares. Namun, dia sering berselingkuh dan salah satunya dengan wanita penghibur, Angelita Martinez. Petualangan seksnya sudah cukup panjang dan dia dikabarkan sudah memiliki 14 anak, termasuk anak di luar nikah.

Kehidupan yang kacau itu membuatnya jatuh dalam kemiskinan. Dia terus terikat ketergantungan minuman keras hingga livernya rusak dan meninggal pada 1983.

Tak jauh dari era Garrincha, bintang besar Jerman, Franz Beckenbauer, juga sering menjadi berita besar karena skandal seks. Sejak berumur 18 tahun, dia sering menabrak kepantasan di Jerman.

“Beckenbauer sering melakukan hal-hal ekstrem yang di Jerman dianggap tak pantas. Dia bercerai, meninggalkan anak-anaknya, terlibat utang pajak, dan meninggalkan pacarnya,” cerita rekan Beckenbauer, Paul Breitner.

Sebagai pemain bola, dia libero hebat. Saat masih bermain, dia membawa Jerman juara Piala Dunia 1974. Dia juga membawa Jerman juara Piala Dunia 1990 sebagai pelatih.

Kontras dengan prestasinya, Beckenbauer sering melakukan skandal. Tahun 1963, dia menghamili pacarnya dan menolak mengawininya. Bahkan, pada umur 18 tahun, dia dikeluarkan dari timnas junior Jerman. Dia baru dipanggil lagi dengan sarat harus satu kamar dengan pelatih Dettmar Cramer. Jika tidak, dia bisa membuat ulah yang tergolong skandal.

Pada 2000, Beckenbauer meminta maaf kepada istrinya, Sybille, karena kelakuannya. Bersama Sybille, dia memiliki satu anak. Namun, kemudian dia menceraikannya juga pada 2003. Beckenbauer kemudian menikah dengan Heidi Burmester. (MF)

<!–

–>

  • Penulis: HPR
  • Editor: hpr

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: