Warga yang belum punya WC tak boleh adakan resepsi


Kelihatannya memang sepele, hanya masalah buang air besar (BAB). Tapi kalau dilakukan di sembarang tempat akibatnya bisa sangat besar.

Selain menimbulkan rasa malu dan jijik, BAB di sembarang tempat juga bisa mengakibatkan sejumlah penyakit. Paling banyak tentu adalah diare.
Dirjen Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan, dr Solah Imari, mengungkapkan pada 2004 lalu baru 67% keluarga di Indonesia yang memiliki jamban (WC) dan tercatat ada sepertiga jumlah penduduk Indonesia yang menderita diare setiap tahunnya. Tak hanya itu, dengan sekitar 70 juta penduduk yang tidak punya jamban pada 2004
tersebut, mengakibatkan kerugian ekonomis Rp 56 triliun setiap tahun.

Duit itu untuk pengobatan penyakit yang secara tidak langsung diakibatkan tidak adanya jamban.
”Di sinilah pentingnya setiap rumah dilengkapi dengan jamban. Kalau belum bisa membuat yang bagus, ya dengan jamban tradisional dari semen. Yang penting jangan BAB di sembarang tempat,” ujar Solah, dalam sambutannya pada pencanangan desa percontohan program Open Defecation Free (ODF) di Balaidesa Pule, Selogiri, Wonogiri, Selasa (12/1).
Dalam masalah jambanisasi ini, apa yang dilakukan pemerintah dan masyarakat Desa Pule sepertinya memang pantas dijadikan contoh. Di Wonogiri sendiri, menurut Kepala Dinas Kesehatan Wonogiri, dr Aug Jarot, sebenarnya sudah ada 52 desa yang masuk kategori ODF atau sebagian besar warganya memiliki jamban sendiri.
Kepala Desa Pule, Sugimo, membenarkan hal tersebut. Ditemui seusai acara, dia mengungkapkan pada 2008, pihaknya mengeluarkan Peraturan Kepala Desa soal jamban. Tak hanya itu, Pemdes juga mengambil langkah tegas dengan mewajibkan warga yang mengajukan izin untuk menggelar hajatan pernikahan atau khitanan, harus memiliki jamban.
”Sebelum mereka mengadakan hajatan kami tanya apakah mereka sudah punya jamban. Kalau belum, kami minta untuk membuat jamban dulu, baru menyelenggarakan hajatan.”
Dari 956 rumah di Desa Pule, 946 di antaranya sudah dilengkapi dengan jamban dan 10 rumah memiliki jamban cemplungan dari semen.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: