Tembang Pucung antar Calhaj ke Mekah

”Lila lamun, kelangan ora gegetun, Trima yen ketaman, Sak serik sameng dumadi, Tri legawa nalangsa ing bathara”
(Rela dan tidak menyesal bila kehilangan, Sabar bila terkena, Syirik dari manusia lain, Ikhlas dan berserah diri kepada Tuhan)

Tembang Pucung itu dilantunkan oleh Bupati Wonogiri H Begug Poernomosidi saat melepas 287 calon haji (Calhaj) Wonogiri. Isi dari tembang itu di antaranya adalah mengingatkan agar manusia ikhlas saat bepergian. Sanak keluarga yang ditinggalkan akan tetap dijaga oleh malaikat.
Dengan tembang Pucung itu, para Calhaj diharapkan tetap berkonsentrasi pada ibadah, tidak perlu mengkhawatirkan keluarganya. Rasa ikhlas akan mendorong pahala dalam setiap ibadahnya. ”Menjadi tamu Allah SWT sangat membanggakan karena di Mekah sana tidak ada pembedaan orang kaya atau miskin. Bahkan ada orang miskin yang justru bisa menunaikan ibadah haji, sementara orang kaya belum. Untuk itu, nikmat syukur dan niat ikhlas akan mengubah segalanya.”
Saat menyatakan kalimat itu, Bupati tidak kuasa menahan haru. Sejenak dia menghentikan pernyataannya dan menghela napas panjang. ”Tembang Pucung ini mengingatkan kita sebagai umat yang harus ikhlas.”
Pelepasan itu dihadiri Kasdim 0728/Wonogiri Mayor (Inf) Mujib, Ketua DPRD Wonogiri Wawan Setya Nugraha, Kakandepag Wonogiri H Suparno, Sekda Wonogiri H Suprapto. Bupati berharap Calhaj Wonogiri menjadi haji mabrur dan meminta mereka mendoakan Bangsa Indonesia. “Kami mohon para Calhaj mendoakan Bumi Pertiwi Indonesia dari bencana, karena hanya dengan doa, semua bencana akan terhindar.”
Sementara itu Kakandepag Wonogiri H Suparno mengatakan ke-287 Calhaj Wonogiri terdiri atas 134 pria dan 153 perempuan. “Calhaj Wonogiri tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) ke-24 bersama Calhaj dari Tegal dan akan tiba kembali di Tanah Air, 10 Desember atau selama 43 hari.”
Suparno mengatakan Calhaj Wonogiri tahun 2010 telah terdaftar 301 orang dan 2011 sebanyak 368 orang. Berdasar pemantauan Espos, saat pemberangkatan Calhaj, awan mampu menutup terik matahari. Ke-287 Calhaj dengan menumpang sembilan bus diantar ke Asrama Haji Donohudan.Terik matahari tidak dirasakan oleh para pengantar Calhaj karena cuaca tidak terlalu panas.
Mereka berjajaran dan menunggu di Alun-alun Giri Krida Bakti dan pintu gerbang Pemkab Wonogiri. Tidak semua pengantar para Calhaj bisa memasuki lokasi pelepasan Calhaj di Pendapa Rumah Dinas Bupati, kecuali yang memiliki surat undangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: