Tiwul, pilih yang goreng atau bersambal cabuk

Wonogiri (Espos) Konon, dulu, walaupun Wonogiri dikenal sebagai salah satu daerah tertinggal, nyaris tidak pernah ada temuan mengenai warga yang kelaparan.

Padahal, saat itu sebagian besar penduduk Kota Gaplek tidak mampu membeli beras untuk makanan pokok mereka. “Saat saya masih kecil, makanan pokok kami, ya, tiwul. Kalau ada yang makan beras, paling-paling hanya kalangan tertentu saja, itu pun kerap kali hanya digunakan sebagai campuran tiwul,” terang Sukiman, 50, salah satu warga Wonogiri, Selasa (9/12).
Tak seperti beberapa daerah di Jawa yang menyajikan tiwul sebagai kudapan ringan yang disajikan dengan parutan kepala muda, di Wonogiri, tiwul disajikan lengkap dengan lauk pauk dan sayur seperti layaknya makanan pokok. ”Makan tiwul paling nikmat dengan jangan (sayur) lombok dan sambal cabuk, lalu tambahannya lauk ikan asin. Wah, nikmat sekali,” ujar Ny Katimo, warga Wonogiri lainnya.
Meski terlihat sederhana, perpaduan rasa tiwul yang gurih dan sedikit manis memang paling pas disandingkan dengan rasa pedas jangan lombok dan sambal cabuk. Kalau mau lebih bervariasi lagi, tiwul juga bisa dinikmati dengan lauk ikan asin, tahu, tempe atau sayur asem.
Cabuk, makanan dengan tekstur liat berwarna hitam ini, secara tampilan memang tidak terlalu cantik. Tapi soal rasanya, jangan tanya. Para penggemar makanan pedas dan gurih tentu akan menyukai makanan berbahan dasar wijen yang diolah dengan tambahan daun kemangi dan cabai ini.
Di Wonogiri, tidak banyak warung makan yang mengusung tiwul sebagai menu andalan. Pasalnya, selain tidak lagi populer, citra tiwul sebagai makanan kelas dua rupanya memang masih melekat di benak sebagian orang. “Padahal, bagi saya tiwul Wonogiri itu unik, karena disajikan dengan menu lengkap dan laik dijadikan makanan pokok. Bupati Wonogiri saja suka makan tiwul,” ujar Susilo Dharmoharsono, pemilik Warung Makan Ngaso Angkringan di kawasan Wonogiri Kota yang menyajikan tiwul sebagai menu andalannya.
Di warungnya, Susilo tidak hanya menyediakan tiwul dengan sajian lauk lengkap. Sebagai variasi, ia juga menyediakan nasi tiwul goreng lengkap dengan telur dan pete.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: